Institutional Co-Design as a Governance Model for Inclusive Villages in Bondowoso Regency
Institutional Co-Design as a Governance Model for Inclusive Villages in Bondowoso Regency
Arif
Social Welfare, Faculty of Social and Political Sciences, University of Jember, Jember, East Java, Indonesia
Pandu Satriya Hutama
Diploma Travel Bussiness, Faculty of Social and Political Sciences, University of Jember, Jember, East Java, Indonesia
Maulida Rahmatul Ilmi
Department of Administrative Science, Faculty of Social and Political Sciences, University of Jember, East Java, Indonesia
DOI:
ABSTRACT
Program Desa Inklusi merupakan inovasi sosial dalam tata kelola lokal yang menekankan kesetaraan, partisipasi warga, dan penghormatan terhadap keberagaman sosial. Dalam praktiknya, pelaksanaan program ini sering menghadapi tantangan koordinasi antar lembaga serta keterbatasan adaptasi kelembagaan terhadap kebutuhan warga. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pendekatan Institutional Co-Design yang dipadukan dengan Collaborative Governance dapat menjadi model perencanaan dan pelaksanaan tata kelola yang partisipatif dan berbasis konteks di Kabupaten Bondowoso. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menelusuri praktik kolaborasi antaraktor melalui studi kasus pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinas Sosial P3AKB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Institutional Co-Design yang diintegrasikan dengan prinsip Collaborative Governance mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan legitimasi kebijakan, dan mendorong partisipasi warga. Penelitian ini menegaskan pentingnya desain kelembagaan partisipatif yang berakar pada nilai-nilai lokal untuk mewujudkan inklusi sosial yang berkelanjutan.
Keywords: Institutional Co-Design, Collaborative Governance, Desa Inklusi, Inovasi Sosial, Bondowoso.